pasarsapi

Aku

Di kaki gunung merbabu, mulut berasap di pagi hari, dingin….

Tempat asal dan tempat kembali suatu saat nanti

Karena saat ini, sedang mengejar keberuntungan di pinggir pantai, di antara rimbunan gedung dan tak ada gunung!

Tetap bisa mendapatkan dinginnya gunung, di kafe sepi yang ada AC nya, atau di busway . Dingin sekali.

  1. nama lama jalan osa maliki adalah jalan andong (bukan “andhong” saudaranya dokar). andong itu nama pohon. adapaun nama osa maliki diterakan pada 1970 karena osa maliki, tokoh pni dari duet osa-usep (ranuwijaya) wafat di salatiga (kalo nggak salah gitu ceritanya).

    ada pun pasar sapi (baru), dekat rsu dan smaksa itu, adalah pindahan dari (tentu saja) pasar sapi lawas. itulah sebabnya nama lama jalan veteran adalah jalan pasar hewan, lalu diganti jadi jalan ganefo, dan kemudian veteran.

    di osa maliki ada pompa bensin. dulunya di situ kebun rimbun, pernah buat syuting pilem horor. di belakangnya ada kali (kali nongko). orang-orang tua sekitar menyebut salah bagian kali itu “watu kelir” karena dulu, kalau malam, kabarnya ada suara pergelaran wayang.

    ===> pasarsapi : Disitulah saya lahir dan dibesarkan Paman. Di ngandong dekat pasar sapi. Terimakasih Paman :))

  2. kalo gak salah, ada kuburan Ngandong yang termahsyur horor tingkat akut, dulu jaman cilikan sering diwedeni kalo lewat situ
    bener gak to ??

    *salam kenal mas

  3. maaf ikut memeberi komentar..saya baca di blognya pecasndahe..kok ada pasar sapi..plass langsung teringat kampung halaman boyolali jadi meluncur kesini..meski agak jauh dr pasar sapi tp kangen rasanya dengan sapi sapi saya di kampung..sugeng tepang..

  4. @giyzt : salam kenal mas…kebetulan rumah saya deket pasar sapi juga, tapi bukan di Boyolali :))

  5. Wah…serasa di salatiga…ternyata sekampung seperti juga paman Tyo dan Mbak Ainun…
    saya juga asli salatiga, tepatnya belakang kejaksaan negri gendongan… tapi sekarang merantau di Jakarta…
    ….sugeng tepang nggih….

  6. tapi kenapa mas..?

  7. Salam kenal,

    Kami seneng baca blog ini dan tulisan2 mbak. Kami juga suka baca “pengajian” mbak di twitter, seruu!🙂

    Sekali lagi terimakasih,

    Eko&Kanty

  8. Halo Eko&Kanty,
    Salam kenal juga..:)
    Terimakasih sdh baca blog dan ikut pengajian twitternya….hehehe

    *jadi maluuuu*

  9. yuhuuuuuuuuuuuu…mampir jeng😀

  10. Hai Mbak Eniiii…..!!!! Kapan nongkrong lagi?

  11. […] sesi sharing mengenai social media Indonesia, selain saya, hadir juga pegiat socmed lainnya: Ainun Chomsun (Penilik Akademi Berbagi), Ndoro Kakung, Shafiq Pontoh (co-founder ID Berkebun) dan Nia Sadjarwo […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: